5 Pelajaran Hidup Yang Dapat Dipelajari Dari Bhagavad Gita

5 Pelajaran Hidup Yang Dapat Dipelajari Dari Bhagavad Gita


Oleh Shweta Porwal

Bhagavad Gita juga dikenal sebagai Gita yang merupakan 700 ayat Kitab Suci Hindu dari Mahabharat. Ini adalah wacana yang terjadi antara Sri Krishna dan Pandav Putr Arjun sebelum perang Kurukshetra dimulai. Bimbingan utama Sri Krishna kepada Arjun memberikan visi yang jelas dan membantu Arjun mengubah perspektif tentang kehidupan dan jalannya.

Meskipun Bhagavad Gita berusia berabad-abad tetapi logika dan pengetahuan yang melekat di setiap kata selalu menjadi panduan yang tak lekang oleh waktu. Mempelajari dan memahami prinsip panduan Bhagavad Gita tidak hanya akan membantu individu tumbuh tetapi juga akan membantu kita mendapatkan wawasan yang mendalam tentang bagaimana dan mengapa kehidupan.

Ikuti NewsGram di Indonesia untuk tetap update tentang berita Dunia.

Berikut adalah 5 pelajaran hidup dari Bhagavad Gita yang pasti akan memandu Anda:

Semuanya terjadi, itu terjadi karena suatu alasan

Harus selalu diingat bahwa segala sesuatu yang telah terjadi di masa lalu adalah karena suatu alasan, apa yang terjadi di masa kini adalah karena suatu alasan dan apa yang akan terjadi di masa depan juga karena alasannya. Setiap tindakan yang Anda lakukan, setiap pekerjaan yang Anda lakukan selalu terkait dengan alasan. Pelajaran yang disebutkan di atas menekankan terus menerima pasang surut kehidupan. Jangan bertobat dari masa lalu atau khawatir tentang masa depan. Bersikaplah optimis dan yakinlah.

Bhagavad Gita. Wikimedia Commons

Pahami bahwa perubahan adalah hukum universal

Ilustrasi terbaik dari fakta bahwa perubahan adalah hukum universal, dan tidak ada yang permanen adalah contoh siang berubah menjadi malam dan menjadi siang kembali. Tidak ada yang permanen, jangan pernah berharap apa yang Anda miliki hari ini akan selalu ada bersama Anda. Orang, lingkungan, masyarakat, semuanya berubah seiring waktu. Seseorang harus selalu menerima perubahan dan harus selalu berusaha menerimanya.

Anda dilahirkan dengan tangan kosong dan akan pergi dengan tangan kosong

Tidak ada apa pun di dunia ini yang menjadi milik saya atau Anda. Seluruh alam semesta dan segala sesuatu yang ada di antaranya adalah yang maha kuasa. Orang-orang cenderung terlalu terikat pada hal-hal materialistis sehingga mereka lupa bahwa mereka tidak dapat membawanya ke kuburan. Anda harus selalu puas dengan apapun yang Anda miliki dan harus selalu berusaha melakukan perbuatan baik. Tidak ada gunanya melakukan hal-hal yang jahat.

Tidak takut

Ketakutan adalah salah satu emosi dasar yang dimiliki setiap orang. Ketakutan dapat dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat materialistis dan dapat juga ada dalam pikiran Anda. Ketakutan dengan kata lain dikenal sebagai keraguan pada kemampuan Anda. Jangan pernah menyusut ketakutan, bertarung sampai akhir, dan bertahanlah. Menjadi tidak takut tidak hanya membantu Anda berkonsentrasi pada tujuan Anda, tetapi juga membantu Anda membawa kesuksesan.

BACA JUGA Bhagavad Gita: Berikut adalah Kumpulan Ayat Sanskerta dari Dhyana Yoga

Kelola amarah Anda

Kemarahan menyebabkan delusi. Itu adalah salah satu dari tiga gerbang utama menuju neraka. Kemarahan menghancurkan kemampuan kita untuk bernalar yang mengarah pada kekacauan. Itu tidak lagi melayani tujuan yang baik itu mengurangi kejernihan pikiran dan mengalihkan perhatian dari tujuan kita. Seseorang harus mencoba untuk tetap tenang dan menangani situasi.

Bhagavad Gita selalu membimbing yang terhilang, menjawab kebingungan, dan memberikan kebijaksanaan kepada semua.


Diposting Oleh : Bandar Togel Terpercaya