Bahan Pembersih Diri Baru Untuk Membantu Penggunaan Kembali Masker Wajah, APD

Bahan Pembersih Diri Baru Untuk Membantu Penggunaan Kembali Masker Wajah, APD


Para peneliti di Institut Teknologi India Mandi telah mengembangkan bahan penyaringan virus, pembersih diri, dan antibakteri baru yang dapat digunakan untuk membuat dan menggunakan kembali masker wajah dan peralatan APD lainnya. Masker baru ini dapat membunuh mikroba dan dapat dibersihkan dengan sinar matahari. Ini juga dapat menyaring lebih dari 96 persen partikel yang berada dalam kisaran ukuran Virus Covid (120 nanometer), tanpa mengurangi daya tahan kain, dan dengan demikian dapat menjadi alat yang ampuh untuk mencegah penyebaran virus corona dan mikroba lainnya. infeksi, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Applied Materials and Interfaces.

Para peneliti telah mengembangkan prototipe masker wajah 4 lapis menggunakan kain yang dimodifikasi molibdenum sulfida (MoS2). Tim menggunakan bahan yang seratus ribu kali lebih kecil dari lebar rambut manusia untuk memberikan sifat antimikroba pada kain polycotton. Mereka memasukkan lembaran MoS2 berukuran nanometer di tepi dan sudut yang tajam, yang bertindak seperti pisau kecil yang menembus membran bakteri dan virus, sehingga membunuh mereka.

Ikuti NewsGram di LinkedIn untuk mengetahui apa yang terjadi di seluruh dunia.

“Dengan mengingat urgensi situasi pandemi dan keefektifan biaya, kami telah mengembangkan strategi untuk menggunakan kembali APD yang ada, terutama masker wajah, dengan memberikan lapisan antimikroba pada pakaian / tekstil pelindung ini,” kata ketua peneliti Amit Jaiswal, Asisten Profesor , di Sekolah Ilmu Pengetahuan Dasar universitas.

Dalam waktu 5 menit setelah penyinaran matahari, semua kain yang dimodifikasi dengan MoS2 menunjukkan 100 persen membunuh Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Pixabay

“Kain yang dimodifikasi ananoknife menunjukkan aktivitas antibakteri yang sangat baik bahkan setelah 60 siklus pencucian,” kata Jaiswal. Ini juga menjadikan ini cara terbaik untuk menggunakan kembali masker dan mengurangi timbulan limbah biologis. Kain yang dapat digunakan kembali juga akan memungkinkannya diintegrasikan dengan masker buatan sendiri, kata Jaiswal. Selain itu, ketika terkena cahaya MoS2 memancarkan sifat fototermal, yaitu menyerap cahaya matahari dan mengubahnya menjadi panas, yang membunuh mikroba.

BACA JUGA: ‘Ventilasi, Masker Pengaman Terbaik Terhadap Airborne Covid’, Kata Prof Srinath Reddy

“Dalam 5 menit setelah penyinaran matahari, semua kain yang dimodifikasi MoS2 menunjukkan 100 persen membunuh Escherichia coli dan Staphylococcus aureus,” kata para peneliti dalam studi tersebut. Jadi, sekadar menjemur masker di bawah terik sinar matahari sudah bisa membersihkan masker dan membuatnya siap dipakai kembali.

Bahan yang diusulkan juga dapat digunakan untuk membuat layar / lembaran untuk pembuatan bangsal isolasi darurat, sel penahanan, dan karantina untuk menahan individu yang bersentuhan dengan patogen. (IANS / JC)

Diposting Oleh : HK Pools