Depresi Mengubah Pemrosesan Informasi Visual: Studi

Depresi Mengubah Pemrosesan Informasi Visual: Studi


Sebuah tim peneliti telah menemukan bahwa pemrosesan informasi visual berubah pada orang yang depresi, sebuah fenomena yang kemungkinan besar terkait dengan pemrosesan informasi di korteks serebral.

Dalam studi yang diterbitkan dalam Journal of Psychiatry and Neuroscience, pemrosesan informasi visual oleh pasien dengan depresi dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan menggunakan dua tes visual.

Dalam tes persepsi, subjek penelitian membandingkan kecerahan dan kontras pola sederhana.

“Yang mengejutkan adalah bahwa pasien yang depresi merasakan kontras gambar yang ditampilkan berbeda dari individu yang tidak depresi,” kata peneliti Viljami Salmela dari Universitas Helsinki.

Silakan Ikuti NewsGram di Facebook Untuk Mendapatkan Pembaruan Terbaru!

Pasien yang menderita depresi merasa ilusi visual yang ditampilkan dalam pola tersebut lebih lemah dan, akibatnya, kontrasnya agak lebih kuat, dibandingkan mereka yang tidak didiagnosis dengan depresi.

“Kontras ditekan sekitar 20 persen di antara subjek non-depresi, sedangkan angka yang sesuai untuk pasien depresi kira-kira 5 persen,” jelas Salmela.

Mengidentifikasi perubahan fungsi otak yang mendasari gangguan mental penting untuk meningkatkan pemahaman tentang timbulnya gangguan ini dan bagaimana mengembangkan terapi yang efektif untuk mereka, kata tim tersebut.

Sebuah tim peneliti telah menemukan bahwa pemrosesan informasi visual berubah pada orang yang depresi, sebuah fenomena yang kemungkinan besar terkait dengan pemrosesan informasi di korteks serebral. Pixabay

Para peneliti menganggap perlu untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang pemrosesan informasi visual yang diubah oleh otak yang disebabkan oleh depresi.

“Akan bermanfaat untuk menilai dan mengembangkan lebih lanjut kegunaan tes persepsi, baik sebagai metode penelitian maupun cara potensial untuk mengidentifikasi gangguan pemrosesan informasi pada pasien,” kata Salmela.

BACA JUGA: Anak Perempuan Perlu Memiliki Akses Pendidikan Yang Sama Seperti Anak Laki-Laki: Rajesh Shringarpure

Tes persepsi dapat, misalnya, berfungsi sebagai alat tambahan saat menilai efek dari berbagai terapi seiring dengan kemajuan pengobatan.

“Namun, depresi tidak dapat diidentifikasi dengan menguji persepsi visual, karena perbedaan yang diamati kecil dan terwujud secara spesifik saat membandingkan kelompok,” kata Salmela. (IANS / KR)

Diposting Oleh : Keluaran SGP