Fungsi Plasenta pada Wanita Hamil Dapat Menimbulkan Penyakit Di Masa Depan: Studi

Fungsi Plasenta pada Wanita Hamil Dapat Menimbulkan Penyakit Di Masa Depan: Studi


Para peneliti telah menemukan hubungan langsung antara fungsi plasenta pada wanita hamil dan gangguan metabolisme di masa depan pada anak-anak dan orang dewasa.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes, menunjukkan bahwa penemuan tersebut dapat mengarah pada intervensi dan diagnosis penyakit lebih dini.

Silakan Ikuti NewsGram di Facebook Untuk Mendapatkan Pembaruan Terbaru!

“Kami telah mengetahui selama beberapa waktu bahwa banyak penyakit utama pada orang dewasa seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular setidaknya sebagian disebabkan oleh masalah selama kehidupan janin,” kata peneliti Thomas Jansson, Profesor di Kampus Medis Anschutz Universitas Colorado.

“Sebagai contoh, telah ditunjukkan bahwa 50 persen dari semua diabetes tipe-2 pada orang dewasa muda disebabkan oleh paparan lingkungan intrauterine pada wanita hamil dengan obesitas dan / atau diabetes gestasional,” Jansson menambahkan.

Dalam studi ini, tim peneliti telah mengungkap lebih banyak tentang peran plasenta dalam kesehatan anak di masa depan.

Para peneliti telah menemukan hubungan langsung antara fungsi plasenta pada wanita hamil dan gangguan metabolisme di masa depan pada anak-anak dan orang dewasa. Pixabay

“Kami adalah orang pertama yang menemukan hubungan antara fungsi plasenta dan tekanan darah, lemak tubuh, dan kadar trigliserida pada anak-anak usia 4-6 tahun. Penanda ini sering menandakan risiko penyakit jantung, diabetes, dan obesitas di masa depan, ”kata peneliti.

Untuk penelitian tersebut, tim melibatkan 1.410 wanita hamil yang sehat antara 2010-2014. Anak-anak itu sekarang berusia 4-6 tahun.

BACA JUGA: Komentar: Dengan Kedatangan Baiden, Amerika Serikat Memulai Babak Baru yang Penuh Harapan

Lingkungan intrauterin yang sehat sangat ditentukan oleh plasenta, yang menyehatkan janin dan melindunginya dari sistem kekebalan ibu. Perubahan pada plasenta seperti peradangan atau pensinyalan insulin, kata para peneliti, dapat mengatur tahap penyakit selanjutnya.

Studi tersebut mengungkapkan bahwa protein reseptor IGF-1 plasenta dikaitkan dengan trigliserida serum pada anak-anak yang nantinya dapat menyebabkan obesitas atau diabetes. Protein lain di dalam plasenta terbukti memiliki hubungan dengan peningkatan jaringan lemak di lengan dan paha anak-anak. (IANS)

Diposting Oleh : HK Pools