Merokok Terkait Dengan Risiko Pendarahan Subarachnoid Yang Lebih Tinggi

Merokok Terkait Dengan Risiko Pendarahan Subarachnoid Yang Lebih Tinggi


Orang dewasa yang merokok atau yang secara genetik cenderung berperilaku merokok lebih mungkin mengalami jenis stroke serius yang disebut perdarahan subarachnoid (SAH), kata para peneliti. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal ‘Stroke’, menunjukkan bahwa mereka yang merokok setengah bungkus hingga 20 bungkus rokok setahun memiliki risiko 27 persen lebih tinggi terkena SAH.

SAH adalah jenis stroke yang terjadi ketika pembuluh darah di permukaan otak pecah dan berdarah ke ruang antara otak dan tengkorak. Ini terutama mempengaruhi orang dewasa paruh baya dan memiliki tingkat komplikasi dan kematian yang tinggi.

Ikuti NewsGram di Instagram untuk terus diperbarui.

“Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa merokok dikaitkan dengan risiko SAH yang lebih tinggi, namun belum jelas apakah merokok atau kondisi perancu lainnya seperti tekanan darah tinggi adalah penyebab stroke,” kata peneliti Guido Falcone, asisten profesor neurologi di Universitas Yale. di Amerika.

BACA JUGA: Ketergantungan Kerja yang Lebih Tinggi Dapat Menyebabkan Risiko Mengembangkan Depresi

Untuk mengetahui apakah ada efek kausal dari merokok terhadap SAH, peneliti menganalisis data genetik dari 408.609 orang berusia antara 40 dan 69 tahun pada saat perekrutan (2006-2010). Insiden Perdarahan Subarachnoid dikumpulkan selama penelitian, dengan total 904 SAH yang terjadi pada akhir penelitian.

Peneliti mengembangkan sistem penilaian risiko genetik yang mencakup penanda genetik yang terkait dengan risiko merokok dan melacak data perilaku merokok, yang dikumpulkan saat setiap peserta direkrut. Perokok berat, mereka yang merokok lebih dari 40 bungkus rokok setahun, hampir tiga kali lebih berisiko terkena SAH dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. (IANS)


Diposting Oleh : Keluaran SGP