Negara-negara Anggota UE untuk Mempermudah Pembatasan Perjalanan bagi Pasangan yang Belum Menikah

Negara-negara Anggota UE untuk Mempermudah Pembatasan Perjalanan bagi Pasangan yang Belum Menikah


TKomisi Eropa telah meminta negara-negara anggota Uni Eropa (UE) untuk melonggarkan pembatasan perjalanan yang telah mencegah pasangan yang belum menikah untuk bersatu kembali, kata seorang juru bicara blok tersebut.

Berbicara kepada media pada hari Jumat, juru bicara Uni Eropa, Adalbert Jahnz mengatakan bahwa sebuah surat telah dikirim ke semua negara anggota dan Inggris menetapkan prinsip-prinsip yang akan menjadi pedoman untuk setiap keputusan lebih lanjut tentang pembatasan pergerakan bebas terkait dengan pandemi, lapor Xinhua News agen.

Ikuti NewsGram di LinkedIn untuk mengetahui apa yang terjadi di seluruh dunia.

Dia mengatakan surat itu menekankan pentingnya menghindari gelombang kedua tindakan tidak terkoordinasi di perbatasan internal UE.

Uni Eropa telah dikritik karena cara negara-negara anggota menangani pandemi COVID-19. Pixabay

Uni Eropa telah dikritik karena cara negara-negara anggotanya menangani pandemi COVID-19.

Seruan terbaru datang setelah keputusan Inggris untuk menutup perbatasannya dengan kedatangan dari Spanyol dan sejumlah keluhan dari pasangan yang belum menikah tentang kesulitan untuk bersatu kembali karena pembatasan perbatasan, menurut laporan media.

Masalah-masalah tersebut dibahas antara otoritas perbatasan nasional.

Pertemuan terakhir, yang diadakan pada hari Kamis, secara khusus membahas pengecualian pasangan belum menikah warga negara Eropa dan penduduk dari pembatasan perjalanan ke UE, kata Jahnz.

Negara-negara anggota UE mendesak untuk membantu pasangan yang belum menikah bersatu kembali di tengah pandemi
Negara-negara anggota dapat mengizinkan mitra yang belum menikah dengan hubungan yang telah terbukti untuk memasuki UE jika mereka memilih untuk melakukannya. Pixabay

“Di bawah situasi hukum saat ini, negara anggota dapat mengizinkan mitra yang belum menikah dengan hubungan yang telah terbukti untuk memasuki UE jika mereka memilih untuk melakukannya.

Baca Juga: Masa Inkubasi Covid-19 Lebih Tinggi Dari Perkiraan Sebelumnya: Ilmuwan

“Kami berulang kali mendorong negara-negara anggota untuk menggunakan kemungkinan ini, tetapi hanya sebagian kecil negara anggota yang melakukannya,” kata Jahnz kepada wartawan.

Juru bicara tersebut mengatakan komisi akan terus menyerukan kepada semua negara anggota untuk mengizinkan masuknya orang-orang dalam hubungan yang telah dibuktikan dengan warga dan penduduk Eropa tanpa penundaan.

Kepresidenan Jerman di Dewan Uni Eropa telah membagikan kuesioner kepada negara-negara anggota tentang pendekatan mereka terhadap masalah ini, tambahnya. (IANS)

Diposting Oleh : Togel Online