Orang Dengan Diabetes Dan Penyakit Mata Memiliki Peningkatan Risiko Membutuhkan Intubasi

Orang Dengan Diabetes Dan Penyakit Mata Memiliki Peningkatan Risiko Membutuhkan Intubasi


Para peneliti telah mengungkapkan bahwa penderita diabetes dan penyakit mata memiliki peningkatan risiko lima kali lipat untuk memerlukan intubasi saat dirawat di rumah sakit dengan Covid-19.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Research and Clinical Practice, mengidentifikasi untuk pertama kalinya risiko terkait retinopati diabetik dan Covid-19. “Ini pertama kalinya retinopati dikaitkan dengan Covid-19 parah pada penderita diabetes,” kata penulis studi Antonella Corcillo dari King’s College London di Inggris.

Ikuti NewsGram di Indonesia untuk tetap update tentang berita Dunia.

“Retinopati adalah penanda kerusakan pada pembuluh darah dan hasil kami menunjukkan bahwa kerusakan yang sudah ada sebelumnya pada pembuluh darah dapat mengakibatkan infeksi Covid-19 yang lebih parah yang membutuhkan perawatan intensif,” tambah Corcillo.

Studi tersebut menyelidiki 187 orang dengan diabetes (179 dengan diabetes tipe 2 dan delapan dengan diabetes tipe 1) yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19. Retinopati diabetik dilaporkan pada 67 (36 persen) pasien, sebagian besar dengan retinopati latar belakang.

Dari 187 pasien yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 parah, 26 persen diintubasi dan 45 persen dari pasien ini menderita retinopati. Retinopati dikaitkan dengan peningkatan risiko lima kali lipat untuk intubasi.

Orang yang memiliki penyakit mata lebih berisiko untuk terkena Intubasi saat dirawat karena covid. Pixabay

Dalam kohort tersebut, 32 persen pasien meninggal dan tidak ada hubungan yang diamati antara retinopati dan kematian. Menurut para peneliti, ada semakin banyak bukti bahwa ada kerusakan signifikan pada pembuluh darah di paru-paru dan organ lain pada pasien yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 parah.

Penderita diabetes berisiko tinggi mengalami komplikasi vaskular yang memengaruhi pembuluh darah besar dan kecil.

BACA JUGA: Merawat COVID + Ibu dan Bayi Baru Lahir

“Kami berhipotesis bahwa adanya penyakit pembuluh darah terkait diabetes seperti retinopati dapat mengakibatkan kerentanan yang lebih besar dan kerentanan terhadap gagal napas pada Covid-19 yang parah,” penulis studi Janaka Karalliedde.

Para peneliti mencatat bahwa studi lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki kemungkinan mekanisme yang menjelaskan hubungan antara penanda dan manifestasi penyakit pembuluh darah diabetes seperti retinopati dan Covid-19 yang parah. (IANS)


Diposting Oleh : HK Pools