Pameran Didedikasikan Untuk Jelajahi Warisan, Budaya Sikh

Pameran Didedikasikan Untuk Jelajahi Warisan, Budaya Sikh


Mengungkap sketsa warisan Sikh yang didirikan pada identitas sosio-budaya dan visualnya yang khas dan mewujudkan iman yang hidup secara bergambar, serangkaian karya seni oleh seniman Harshdeep Kaur akan dipamerkan mulai 30 November, Guru Nanak Jayanti. Karya-karya tersebut merayakan nuansa budaya Sikhisme dan pemandangan alam

Pameran tunggal bertajuk ‘Engaging With The Ultimate’ berlangsung dari 30 November-8 Desember di Galeri Seni Arpana yang berbasis di Delhi. Dipersembahkan oleh Dhoomimal Gallery dan dikuratori oleh Dr. Seema Bawa, solo ini menghadirkan beragam campuran kanvas yang menampilkan lanskap & karya figuratif. Karyanya berbicara tentang lanskap sosial dan alam yang mengelilingi diri fisik dan imajinatif kita sambil membangkitkan pesona emotif intrinsik.

Ikuti NewsGram di Indonesia untuk tetap update tentang berita Dunia.

Serial yang membedakan karyanya didasarkan pada pria dan wanita Sikh; tertanam sebagaimana adanya dalam pengalaman hidupnya sendiri, pada pengamatannya terhadap kehidupan orang Sikh, festival, dan ritual mereka.

“Orang dan ritual Sikh menginspirasi saya untuk menciptakan dimensi baru dalam seni Sikh. Suku Khalsa mengenakan turban Kesari; terlibat dalam meditasi, bekerja di ladang atau sebagai tentara berkuda, terampil dalam peperangan telah meninggalkan kesan abadi pada seni saya dan saya, ”jelas Harshdeep.

“Setiap karya saya dari potret, figur & lanskap memiliki satu kesamaan yaitu sifatnya yang damai. Melihat sekeliling pada apa yang terjadi di dunia dan betapa hal-hal sederhana semakin rumit, saya ingin karya saya berbicara sendiri. Sejak kecil, saya mengamati orang tua saya mengikuti jalur rutin yang sangat spesifik, Shabad & keyakinan pada Tuhan dan itu membuat saya terhubung dengan diri saya sendiri dengan sangat cepat. Pengalaman itu begitu kuat dan damai sehingga saya ingin menunjukkannya dalam karya saya. Pameran ini merayakan kehidupan orang Sikh, festival, ritual mereka, meditasi Khalsa dan juga ahli dalam peperangan, ”kata seniman tersebut kepada IANSlife.

Pekerjaan ini didasarkan pada pria dan wanita Sikh. IANS

Ada juga dua karya kontemplatif, Prasad dan Doa yang mewakili dunia komunitarian dan egaliter masyarakat Sikh melalui praktik ibadah dan meditasi keheningan yang diwahyukan melalui Sabda, Shabd dan nama; keduanya mengarah pada realisasi Realitas Tertinggi, galeri menjelaskan.

“Penanda ciri lain dari Sikh adalah penampilan mereka, terutama sorban, terutama Dumala atau domala, luka serban dengan jumlah lipatan lebih sedikit, dikenakan oleh anggota yang taat dari kedua jenis kelamin. Lukisannya, dalam format besar dan kecil, menggambarkan para pemakai Dumala ini tidak hanya sebagai penganut Sikh yang taat dan berkomitmen, tetapi juga memunculkan identitas individu dan komunitarian mereka. Sebuah karya yang sedikit aneh menunjukkan seorang dumala yang mengenakan kacamata hitam dan pakaian barat, sebuah tanda perjuangan diaspora untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan, ”kata galeri tersebut.

BACA JUGA: Pameran Foto Secara Online Untuk Memperingati Hari Penyandang Disabilitas Internasional

Bentang alamnya menjelajahi ruang sunyi yang ditandai dengan tidak adanya manusia, di mana pepohonan, burung, danau, dan perairanlah yang menunjukkan narasi kedamaian dan ketenangan. Lalu ada poesies pendek yang dilukis menjadi seikat bunga yang sedang mekar atau sepasang pohon yang bercakap-cakap dalam bayang-bayang senja, dalam pantulan bentuk-bentuk di perairan yang tenang.

Alam telah diperbesar dalam lukisan pemandangannya sementara itu telah diabstraksi dalam tinta pada karya kertas yang menggunakan tinta Cina yang kemampuan adaptasinya ia temukan saat berkunjung ke Hong Kong. Permainan dan eksperimen dengan corak monokromatik tinta terlihat dalam bentuknya, menciptakan banyak kedalaman dalam gambar dan lanskap. Kesan mendalam dari kertas buatan tangan yang tebal dan permukaan kanvas, berceceran dengan tinta dan lapisan air karyanya dengan cahaya dan bayangan yang baginya merupakan intrinsik untuk mengalami bentuk. (IANS)


Diposting Oleh : Bandar Togel Terpercaya