Pemindaian CTA Menawarkan Deteksi Dini COVID pada Pasien Stroke

Pemindaian CTA Menawarkan Deteksi Dini COVID pada Pasien Stroke


Para peneliti sekarang telah mengklaim bahwa pemindaian tomografi angiogram (CTA) dapat menawarkan deteksi COVID-19 yang cepat dan dini pada pasien stroke iskemik akut (AIS).

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Stroke, jurnal American Stroke Association, menemukan bahwa pemindaian CTA rutin atau perawatan standar adalah metode skrining yang akurat untuk deteksi COVID-19 yang lebih cepat karena mencakup pencitraan bagian atas paru-paru.

Ikuti NewsGram di Indonesia untuk tetap update tentang berita Dunia.

“Melakukan CTA sudah menjadi bagian dari proses manajemen stroke, dan pemindaian ini memberikan kesempatan untuk menilai paru-paru untuk tanda-tanda yang menunjukkan COVID-19,” kata penulis studi Charles Esenwa dari Albert Einstein College of Medicine di AS.

“Tim kami berusaha untuk menentukan apakah pemindaian yang sudah diperlukan ini dapat digunakan sekunder untuk mengidentifikasi pasien potensial COVID-19 lebih cepat daripada tes usap hidung standar COVID-19,” tambah Esenwa.

Ikuti NewsGram di Instagram untuk terus diperbarui.

Untuk hasilnya, tim peneliti melakukan analisis retrospektif terhadap pasien yang dirawat karena AIS di tiga rumah sakit.

Sebanyak 57 pasien yang menerima scan CTA dalam waktu 24 jam setelah dirawat di rumah sakit untuk AIS dilibatkan dalam penelitian ini.

Jika dikombinasikan dengan gejala, analisis pemindaian CTA relatif akurat dalam mendiagnosis COVID-19, bahkan dibandingkan dengan tes usap hidung. Pixabay

Para peneliti menggunakan pemindaian CTA untuk mengevaluasi apeks paru-paru (area atas paru-paru) untuk mencari tanda-tanda pneumonia COVID-19.

Mereka kemudian menganalisis keakuratan penggunaan pemindaian CTA untuk diagnosis Covid-19 saja serta kombinasi dengan gejala yang dilaporkan pasien, seperti batuk dan sesak napas.

Para peneliti menemukan bahwa pemindaian CTA yang dikombinasikan dengan umpan balik pasien terhadap pertanyaan gejala Covid-19 mampu mendiagnosis COVID-19 dengan akurasi 83 persen sebelum hasil tes usap hidung tradisional pada pasien AIS diterima.

Ingin membaca lebih lanjut dalam bahasa Hindi? Pembayaran: Ketahui siapa di depan Trump-Biden, siapa di belakang

Jika dikombinasikan dengan gejala, analisis pemindaian CTA relatif akurat dalam mendiagnosis COVID-19, bahkan dibandingkan dengan tes usap hidung.

“Karena analisis ini jauh lebih cepat dan tanpa biaya tambahan, kami berharap dapat digunakan sebagai alat diagnosis cepat untuk pasien stroke akut,” kata Esenwa.

Baca Juga: Covid-19 Mencegah Pembentukan Sel Darah Merah Baru

“Selain itu, mendiagnosis COVID-19 secara akurat dalam beberapa jam, daripada waktu tunggu yang terkadang berhari-hari untuk menerima hasil dari tes usap hidung dapat membantu melindungi pasien dan profesional medis,” kata Esenwa. (IANS)


Diposting Oleh : HK Pools