Perubahan Gaya Hidup Diperlukan Untuk Mengontrol Obesitas Dan Alergi

Perubahan Gaya Hidup Diperlukan Untuk Mengontrol Obesitas Dan Alergi


Para ahli Ayurveda, Unani dan pengobatan modern mengatakan perubahan gaya hidup diperlukan untuk mengendalikan obesitas dan alergi. Mereka berdiskusi tentang bagaimana memerangi obesitas – melalui pencegahan dan pengobatan serta terapi yang biasa digunakan untuk mengobati alergi dalam seminar daring multi-disiplin tentang ‘Obesitas dan Pencegahannya, Penyakit Alergi’ yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Aligarh (AMU) .

Kita perlu menemukan cara untuk menggabungkan sistem pengobatan tradisional dan modern untuk peran utama dalam memerangi penyakit gaya hidup, kata Wakil Rektor AMU, Prof Tariq Mansoor. “Tentu kita tidak bisa mengadopsi prosedur ini untuk semua penyakit, tapi untuk penyakit kronis banyak ruang lingkupnya,” imbuhnya seraya menjelaskan sejak merebaknya pandemi Covid, pemerintah juga mendorong penelitian multidisiplin di berbagai bidang. sistem pengobatan, “kata Wakil Rektor.

Ikuti NewsGram di Facebook untuk tetap update.

Menekankan perlunya penelitian medis tradisional dan modern bersama, Prof Mansoor mengatakan bahwa AMU adalah universitas multi-disiplin dan kami dapat memanfaatkan fasilitas untuk penelitian kolaboratif. Berbicara tentang pengobatan dan pencegahan obesitas dalam pengobatan Ayurveda, Prof Jonah S (All India Institute of Ayurvedic, New Delhi) merekomendasikan perubahan gaya hidup dan modifikasi yang tepat dalam pola makan sehari-hari untuk meningkatkan kesehatan bersama dengan obat-obatan oral untuk membantu mengoptimalkan metabolisme.

Dia menguraikan tentang bagaimana tumbuhan dan herbal Ayurveda membantu mengendalikan obesitas. “Karena Ayurveda berfokus pada nutrisi yang sehat, pengurangan stres, dan penanaman gaya hidup seimbang, banyak orang melihat prinsip diet dan solusi alami ketika mereka ingin menurunkan berat badan. Orang-orang di banyak negara Barat menggunakan rejimen Ayurveda dan pengobatannya sebagai bagian dari perawatan kesehatan mereka secara keseluruhan, ”kata Prof Jonah.

Orang-orang melihat prinsip diet dan solusi alami ketika mereka ingin menurunkan berat badan. Pixabay

Paras Wani (di Unit Incharge, GTB dan IHBAS Unani, Direktur Ayush, GNCT, New Delhi) menjelaskan bagaimana Siman-e-Mufrit (obesitas) dianggap sebagai penyakit Phlegmatic (Balghami) dalam pengobatan Unani. Ia menambahkan, obesitas dapat dicegah dengan menjaga Asbab-e-Sittah Zarooriyah (esensi hidup) yaitu pola makan yang tepat dan seimbang, aktivitas fisik, retensi seimbang, dan evakuasi.

Paras menjelaskan berbagai mode perawatan dengan Ilaj bil Ghiza (Dietotherapy) dan Ilaj bit Tadbeer (terapi resimen). Uwais Ashraf (Fakultas Kedokteran, JNMC) menjelaskan bagaimana obesitas merupakan akar penyebab dari semua penyakit perubahan gaya hidup dalam pengobatan modern. “Obesitas menyebabkan penyakit arteri koroner, hipertensi, perlemakan hati, dan PCOD di antara masalah kesehatan lainnya. Obesitas memiliki dasar genetik dan biokimia yang kuat dan area ini sedang dicari untuk modalitas terapeutik yang lebih baru, ”katanya.

Dr. Uwais menambahkan bahwa pola makan, gaya hidup, dan terapi perilaku sangat diperlukan untuk penanganan obesitas. Ia juga memberikan slide presentasi tentang pencegahan dan penanganan obesitas. Berbicara tentang tindakan pencegahan untuk menghindari alergi, Prof Rubi Anjum (Ketua, Dept Tahaffuzi wa Samaji Tib, AMU) membahas berbagai terapi Unani Ilaj-bil-Tadbeer. Dia berbicara tentang perawatan melalui rejimen khusus dan metode untuk menjaga kesehatan umum melalui modulasi di ‘Asbaab-e-Sitta Zarooriya’.

perubahan gaya hidup
Reaksi alergi muncul dengan sendirinya. Pixabay

Prof Rubi juga membagikan daftar makanan yang harus dicoba untuk menghindari alergi seperti jahe, buah jeruk, kunyit, ikan berminyak, dan bawang bombay. Dr. Divya Kajaria (Semua Institut Ayurveda India, New Delhi) membahas bagaimana pengobatan alergi Ayurveda berfokus pada menenangkan dosha yang tidak seimbang, memulihkan pencernaan dengan sediaan herbal, dan menasihati pola makan dan gaya hidup yang mendukung.

“Reaksi alergi memanifestasikan dirinya dalam bentuk gangguan kulit dan pernapasan yang umum terlihat seperti eksim, gatal-gatal, demam, asma, dan alergi makanan. Dalam Ayurveda, pengobatan alergi dilakukan dengan terlebih dahulu mendiagnosis akar penyebab individu setiap pasien, ”tambahnya.

BACA JUGA: Laporan: Obesitas Telah Muncul Menjadi Krisis Kesehatan yang Lebih Besar Secara Global

Dr. Nafees A Khan (Departemen TB dan RD, JNMC) menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran tentang relevansi penyakit alergi sebagai masalah kesehatan masyarakat yang utama.
“Program peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit alergi harus fokus pada penyebab, pencegahan, pengendalian, dan dampak ekonomi,” ujarnya. Dr. Nafees lebih lanjut berbicara tentang hipersensitivitas tipe I (atau hipersensitivitas langsung) adalah reaksi alergi yang dipicu oleh paparan ulang jenis antigen tertentu yang disebut sebagai alergen.

“Tipe I berbeda dengan hipersensitivitas tipe II, tipe III, dan tipe IV. Paparannya bisa melalui konsumsi, inhalasi, suntikan, atau kontak langsung, ”tambahnya. Dalam sambutannya, Prof Rakesh Bhargava (Dekan Fakultas Kedokteran) mengatakan bahwa program ini akan membantu membangun pemahaman yang lebih baik tentang gaya hidup sebagai pola praktik dan perilaku individu terkait dengan peningkatan atau pengurangan risiko kesehatan. (IANS / SP)

Diposting Oleh : Keluaran SGP