Rumah Bilingual Membuat Anak Lebih Perhatian

Rumah Bilingual Membuat Anak Lebih Perhatian


Jika anak Anda tumbuh dengan berbicara dalam dua bahasa yang berbeda, hal itu dapat mengalihkan perhatian Anda di antara tugas yang berbeda lebih cepat daripada mereka yang mempelajari bahasa kedua di kemudian hari, sebuah studi baru menyarankan.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports menemukan bahwa tumbuh di rumah dwibahasa dapat memberikan manfaat kognitif yang tidak terduga di kemudian hari.

Ikuti NewsGram di Indonesia untuk tetap update tentang berita Dunia.

“Temuan dari penelitian baru kami dengan orang dewasa bilingual menunjukkan bahwa beberapa adaptasi ini, termasuk lebih cepat dalam mengalihkan perhatian, dipertahankan hingga dewasa,” kata peneliti Dean D’Souza dari Anglia Ruskin University (ARU) di Inggris.

Untuk penelitian tersebut, tim melibatkan 127 orang dewasa dalam dua percobaan terpisah.

Anak. Pixabay

Yang pertama melibatkan menonton gambar di layar, dengan satu gambar berubah secara bertahap dan gambar lainnya tetap sama. Bilingual awal memperhatikan perubahan ini jauh lebih cepat daripada bilingual yang terlambat.

Eksperimen kedua menemukan bahwa bilingual awal lebih baik dalam mengendalikan perhatian mereka. Secara khusus, mereka lebih cepat dalam melepaskan perhatian dari satu gambar untuk mengalihkan fokus mereka ke gambar lainnya.

Tim menemukan bahwa anak-anak yang dibesarkan di rumah dwibahasa beradaptasi dengan lingkungan bahasa mereka yang lebih bervariasi dan tidak dapat diprediksi dengan mengalihkan perhatian visual mereka lebih cepat dan lebih sering.

Temuan studi baru ini menunjukkan bahwa adaptasi yang diperoleh saat bayi bilingual berlanjut hingga dewasa, kata tim tersebut.

BACA JUGA:Bagaimana Perasaan Anda, Penampilan Adalah Dua Penghasut Utama Untuk Menjalani Kehidupan Sehari-hari Anda: Hrithik Roshan

“Studi ini merupakan perpanjangan menarik dari penelitian kami sebelumnya, yang menyarankan bahwa bayi yang dibesarkan di rumah dwibahasa beradaptasi dengan lingkungan bahasa mereka yang lebih kompleks dengan mengalihkan perhatian lebih cepat dan lebih sering,” kata D’Souza.

“Adaptasi ini dapat membantu mereka memanfaatkan berbagai sumber informasi visual, seperti gerakan mulut, ekspresi wajah, dan gerakan halus, yang pada akhirnya membantu mereka mempelajari berbagai bahasa,” tambah D’Souza. (IANS)


Diposting Oleh : Pengeluaran SGP