SIAPA: 1 dari 3 Wanita Mengalami Kekerasan Secara Global

SIAPA: 1 dari 3 Wanita Mengalami Kekerasan Secara Global


Satu dari tiga wanita, sekitar 736 juta, menjadi sasaran kekerasan fisik atau seksual oleh pasangan intim atau kekerasan seksual dari non-pasangan seumur hidup mereka, kata laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Menurut laporan tersebut, kekerasan ini dimulai sejak dini – satu dari empat perempuan muda (berusia antara 15-24 tahun) yang telah menjalin hubungan sudah mengalami kekerasan oleh pasangan intimnya pada saat mereka mencapai usia pertengahan dua puluhan.

Kekerasan pasangan intim sejauh ini merupakan bentuk kekerasan paling umum terhadap perempuan secara global, mempengaruhi sekitar 641 juta orang. Namun, enam persen wanita di seluruh dunia melaporkan telah dilecehkan secara seksual oleh orang lain selain suami atau pasangan mereka, kata laporan itu. Mengingat tingginya tingkat stigma dan kurangnya pelaporan tentang pelecehan seksual, angka sebenarnya kemungkinan besar akan jauh lebih tinggi.

Ikuti NewsGram di Indonesia untuk tetap update tentang berita Dunia.

“Untuk mengatasi kekerasan terhadap perempuan, ada kebutuhan mendesak untuk mengurangi stigma seputar masalah ini, melatih para profesional kesehatan untuk mewawancarai para penyintas dengan belas kasih, dan membongkar dasar-dasar ketidaksetaraan gender,” kata Claudia Garcia-Moreno dari WHO dalam sebuah pernyataan.
“Intervensi dengan remaja dan kaum muda untuk mendorong kesetaraan gender dan sikap kesetaraan gender juga penting,” tambah Garcia-Moreno.

Ada kebutuhan mendesak untuk mengurangi stigma terkait masalah ini. Pixabay

Sesuai laporan tersebut, kekerasan secara tidak proporsional memengaruhi perempuan yang tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah. Diperkirakan 37 persen perempuan yang tinggal di negara termiskin pernah mengalami kekerasan fisik dan / atau seksual pasangan intim dalam hidup mereka, dengan beberapa negara ini memiliki prevalensi setinggi satu dari dua.

BACA JUGA: Laporan: 78,4 Persen Pernah Mengalami Kekerasan di Ruang Publik

Wilayah Oseania, Asia Selatan, dan Afrika Sub-Sahara memiliki tingkat prevalensi kekerasan pasangan intim tertinggi di antara wanita berusia antara 15-49 tahun, berkisar antara 33-51 persen. Angka terendah ditemukan di Eropa (16-23 persen), Asia Tengah (18 persen), Asia Timur (20 persen), dan Asia Tenggara (21 persen).

Laporan ini menyajikan data dari studi terbesar yang pernah ada tentang prevalensi kekerasan terhadap perempuan, yang dilakukan oleh WHO atas nama kelompok kerja khusus PBB. Berdasarkan data dari 2000 hingga 2018, itu memperbarui perkiraan sebelumnya yang dirilis pada 2013. (IANS / SP)


Diposting Oleh : HK Pools