Studi: Dapatkah Infeksi Covid19 Menyebabkan Masalah Pada Sistem Pendengaran

Studi: Dapatkah Infeksi Covid19 Menyebabkan Masalah Pada Sistem Pendengaran


Setelah beberapa laporan mengaitkan Covid-19 dengan gangguan pendengaran, sebuah studi baru tidak menemukan bukti adanya kerusakan pada sistem pendengaran akibat infeksi virus corona. “Kemungkinan gangguan pendengaran telah diperdebatkan di kalangan praktisi medis, dengan beberapa melaporkan gejala ini pada pasien yang sembuh,” kata penulis studi Karen Avraham dari Universitas Tel Aviv di Israel.

“Pertanyaannya adalah apakah gangguan pendengaran tersebut disebabkan oleh kerusakan pada sistem pendengaran, atau apakah itu gejala sementara yang disebabkan oleh cairan yang menyumbat telinga tengah, seperti yang sering terjadi pada flu biasa,” tambah Avraham.

Ikuti NewsGram di Facebook untuk tetap update.

Untuk penelitian yang dipublikasikan di jurnal Otology and Neurotology, tim peneliti mulai menyelidiki pertanyaan ini selama gelombang pertama pandemi, ketika jumlah pasien di Israel masih relatif kecil.

Peserta termasuk delapan orang tanpa gejala yang telah dites positif Covid-19 dan delapan sukarelawan sehat yang bertugas sebagai kelompok kontrol, tidak ada yang melaporkan gangguan pendengaran sebelumnya. Studi ini menyediakan pengukuran kuantitatif pertama kali untuk kualitas pendengaran setelah terpapar virus.

Tidak ada kerusakan yang ditemukan pada pasien mana pun. Pixabay

“Studi kami menyelidiki apakah Covid-19 dapat menyebabkan kerusakan saraf atau sensorik permanen pada sistem pendengaran. Kami tidak menemukan bukti kerusakan seperti itu, ”kata rekan penulis Dr. Amiel Dror dari Universitas Bar-Ilan.

Tim peneliti mengukur data listrik dari batang otak untuk menguji seluruh rute gelombang suara melalui telinga hingga gelombang listrik akhirnya diterima di otak. Mereka juga memeriksa aktivitas sel rambut telinga bagian dalam yang mengintensifkan dan menyetel suara. “Kami tidak menemukan perbedaan antara subjek positif Covid-19 dan kelompok kontrol,” kata Dror.

BACA JUGA: Memahami Beberapa Mitos Terkait Pembekuan Telur

Menurut para peneliti, sangat penting untuk mendasarkan pengetahuan kita tentang virus pada studi objektif dan menahan diri dari kesimpulan yang terburu-buru. Studi ini mengusulkan bahwa virus Covid tidak menyebabkan kerusakan neurologis yang luas tetapi agak berbintik-bintik, sebagian besar memengaruhi indera penciuman.

“Selain itu, gangguan pendengaran di antara beberapa pasien sebagian besar bersifat sementara dan sekunder akibat penumpukan cairan di telinga tengah, seperti pada flu biasa, dan karena itu kemungkinan akan berlalu setelah penyakit akut selesai,” tulis para penulis. (IANS)

Diposting Oleh : HK Pools